Untuk kamu yang merasa ga punya bakat
Aku ingat salah satu kutipan yang sangat aku sukai dari buku The 5 AM Club yaitu "Dedikasi dan disiplin mengalahkan kecerdasan dan bakat. Pemain Hebat tidak mendapatkan keberuntungan, melainkan membuat keberuntungan". Ternyata, kalaupun kita punya bakat yang luar biasa tapi tidak punya dedikasi dan disiplin, kita ga akan bisa mencapai hal yang diimpikan.
Keberuntungan itu adalah keajaiban, dan tidak semua orang itu beruntung. Namun kabar baiknya, kita bisa membuat keberuntungan yang mustahil itu terjadi. Melalui keyakinan, usaha, konsistensi, dan disiplin diri. Melalui hal-hal yang kita percaya jika kita melakukannya kita bisa maju satu langkah menuju impian besar. Melalui intuisi yang kita latih dan semakin percaya pada kata hati.
Dedikasi dan disiplin mengalahkan bakat dan kecerdasan
Ada beberapa orang di sekitar kita yang memiliki kecerdasan rata-rata dan tidak memiliki bakat, tapi mereka lebih sukses daripada orang-orang yang memiliki bakat atau kecerdasan. Mengapa mereka yang dipilih untuk menjadi sukses? padahal ada yang lebih baik daripada mereka.
Tentunya ada sesuatu yang membuat keduanya berbeda. Kecerdasan dan bakat memang dibawa sejak lahir dan bersifat tetap, akan tetapi masih bisa diusahakan walaupun dengan waktu yang sangat lama. Semua orang bisa memiliki bakat dan kecerdasan yang sama, akan tetapi tidak semua orang memiliki disiplin dan komitmen dengan porsi yang sama.
Impian itu ibarat batu yang keras. Batu bisa saja dihancurkan oleh baja besar, namun ia juga dapat terkikis oleh tetesan air yang menghunjamnya bertahun-tahun lamanya secara konsisten. Semakin besar impianmu, maka porsi disiplin dan konsisten yang kamu terapkan juga harus lebih besar, lebih banyak. Tidak ada mimpi yang mustahil bagi mereka yang mau mengusahakan keajaiban.
Menjadi diatas rata-rata adalah perjalanan yang tidak mudah
Pintar itu soal kemauan
Jika kamu ingin pintar, maka kamu harus mau belajar, mau susah, mau bekerja, mau mengorbankan waktu, tenaga, dan harta. Albert Einstein itu genius, akan tetapi seandainya ia tidak mau mengorbankan waktu dan tenaganya untuk melakukan penelitian dan menyimpulkan teorinya, mungkin saja ia tidak menjadi sosok yang dikenal hingga saat ini.
It's all about whether you want it or not.
Prinsip ini juga berlaku ketika kamu ingin mempelajari sesuatu. Jika kamu memang benar-benar mau, maka kamu akan berusaha lebih keras untuk dapat melakukannya. Kamu juga akan berkomitmen pada tugas tugas kecil demi mencapai impian besar tersebut.
Orang-orang hebat di luar sana bisa meraih impian dengan mengorbankan sesuatu yang ia miliki, serta menggunakan peluang untuk infestasi
Peluang yang membekali kita yaitu waktu. Waktu setiap orang itu sama, cuma 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Namun ada peluang lain yang porsinya berbeda, yaitu kecerdasan, energi, dan harta.
Komentar
Posting Komentar